Bahan-Bahan Utama
- 600 gram daging sapi (bisa gunakan bagian lidah atau sandung lamur)
- 600 ml air
- 5 lembar daun jeruk
- 2 batang serai, memarkan
- 1 sendok makan garam
- 100 gram kacang tanah sangrai, tumbuk kasar
- 50 gram tepung beras (larutkan dengan sedikit air untuk pengental)
Bumbu Halus
- 6 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 6 cm kunyit
- 5 cm lengkuas
- 3 cm jahe
- 8 buah cabai merah keriting
- 1 sdm ketumbar
- 1 sdt jinten
Cara Membuat
- Sangrai ketumbar dan jinten terlebih dahulu hingga harum, lalu haluskan bersama bumbu lainnya (bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, lengkuas, dan cabai keriting) menggunakan blender atau ulekan.
- Panaskan sedikit minyak, kemudian tumis bumbu halus hingga harum dan matang.
- Masukkan serai, daun jeruk, dan garam, tumis kembali hingga bumbu menyusut dan mengeluarkan minyak.
- Didihkan air, lalu masukkan bumbu tumis ke dalamnya.
- Tambahkan potongan daging sapi, rebus dengan api kecil selama sekitar 1 jam hingga daging empuk dan kuah berkurang setengah.
- Angkat daging, tiriskan, lalu potong kecil-kecil sesuai ukuran sate. Tusukkan ke tusuk sate.
- Campurkan larutan tepung beras ke dalam rebusan bumbu. Masak sambil diaduk hingga kuah mengental.
- Masukkan kacang tanah sangrai yang sudah ditumbuk kasar, aduk rata hingga saus menjadi kental dan pekat.
- Panggang sate sebentar di atas bara api hingga muncul aroma bakar, lalu siram dengan kuah kentalnya.
Tips Penyajian
Sajikan sate di atas piring dengan lontong atau ketupat, lalu siram kuahnya hingga menutupi sate. Tambahkan kerupuk kulit, acar, dan sambal agar cita rasanya semakin lengkap dan autentik.
Rasa khas Sate Padang asli Sumatra Barat berasal dari perpaduan rempah kuat, kuah kental, dan daging sapi yang empuk. Bila ingin lebih pedas, kamu bisa menambah jumlah cabai atau sambal pelengkapnya.
Dengan resep ini, kamu bisa menghadirkan cita rasa Padang yang otentik di rumah tanpa harus jauh-jauh ke Sumatra Barat. Selamat mencoba!