kuliner legendaris di Suryakencana Bogor

Tak bisa dipungkiri, kuliner di Indonesia selalu menyimpan cerita dan cita rasa khas dari berbagai daerah, salah satunya lewat kuliner legendaris di Suryakencana Bogor. Kawasan ini dikenal sebagai surga makanan jadul yang tetap eksis hingga kini, mulai dari soto mie, lumpia basah, sampai es pala yang menyegarkan. Setiap sudut jalan menghadirkan aroma menggoda yang membawa kenangan masa lalu dan kelezatan yang tak lekang oleh waktu.

Bagi pencinta kuliner, menjelajahi Suryakencana adalah perjalanan rasa yang tak boleh dilewatkan. Akhirnya, yuk intip deretan kuliner legendaris di Suryakencana Bogor yang wajib banget kamu coba saat berkunjung!

Baca Juga: Wisata Kuliner Blok M Hub, Spot Makan Hits Anak Muda Jakarta

5 Kuliner Legendaris di Suryakencana Bogor

1. Bir Kotjok Abah

Minuman tradisional ini sudah eksis sejak tahun 1965 dan menjadi ikon khas Suryakencana. Meski bernama “bir”, minuman ini tidak mengandung alkohol sama sekali. Rasanya segar dan hangat di tenggorokan karena terbuat dari rempah alami seperti jahe, kayu manis, dan cengkeh.

Satu gelas Bir Kotjok Abah dibanderol sekitar Rp 5.000 saja — harga yang sangat terjangkau untuk minuman berkhasiat ini. Kamu bisa menemukannya di Jl. Suryakencana No. 291–299, Bogor, dan biasanya dijajakan dengan gerobak khas di pinggir jalan.

2. Cungkring Pak Jumat

Sudah berjualan sejak tahun 1975, Cungkring Pak Jumat menjadi kuliner khas Bogor yang tak lekang oleh waktu. “Cungkring” sendiri adalah singkatan dari cungur (moncong sapi), kikil, dan kering (gorengan).

Hidangan ini disajikan bersama potongan lontong dan disiram saus kacang kental manis gurih, lengkap dengan rempeyek tempe yang renyah. Paduan tekstur dan rasa ini menciptakan sensasi unik yang bikin nagih.

Para pembeli biasanya datang sejak pukul 06.00 pagi untuk menikmati seporsi cungkring yang dibanderol sekitar Rp 18.000. Sempurna untuk sarapan khas Bogor sebelum menjelajahi kota hujan ini.

3. Laksa Mang Wahyu

Laksa Mang Wahyu adalah salah satu kuliner tertua di kawasan Suryakencana yang sudah ada sejak tahun 1960-an. Cita rasanya masih terjaga berkat resep turun-temurun yang kaya rempah dan bumbu khas Bogor.

Satu porsi laksa dibanderol sekitar Rp 15.000 dan berisi ketupat, tauge, daun kemangi, tahu, oncom, dan telur rebus, disiram kuah santan gurih yang sedikit manis. Tambahkan sambal khas Bogor untuk sensasi pedas-asam yang menggugah selera.

4. Martabak Encek

Kalau kamu berkunjung malam hari ke Suryakencana, jangan lewatkan Martabak Encek. Berdiri sejak tahun 1975, martabak ini dikenal karena masih menggunakan kompor arang tradisional yang memberi aroma dan rasa khas tak tergantikan.

Lokasinya di Jl. Suryakencana No. 289, tepat di seberang Gang Aut. Dulu, martabak ini hanya dijual Rp 250 per loyang, namun kini harganya mulai dari Rp 40.000. Meski zaman berubah, rasa manis gurih khas martabak Encek tetap konsisten dan jadi favorit banyak generasi.

5. Es Durian Pakuan

Sebagai penutup yang sempurna, cicipi Es Durian Pakuan yang terkenal dengan durian asli berwarna kuning cerah dan aroma kuat. Dengan harga sekitar Rp 15.000 per mangkuk, kamu bisa menikmati es lembut dengan potongan durian melimpah yang terasa segar dan manis alami.

Rasa duriannya yang legit berpadu sempurna dengan kuah es yang creamy, menjadikannya pilihan pas untuk menutup perjalanan kulinermu di Suryakencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Twitter Instagram Linkedin Youtube